Minggu, 22 Mei 2011

Menggapai kesempurnaan Ibadah Kita melalui Dizikir dan Do'a

Ayyuhal ikhwanul muslimin rahimakumullah...,

Tahukah anda apa manfaat kita dalam berdzikir kepada Tuhan kita Yang Maha Melihat, Yang Maha Mendengar,dan tentunya Yang Maha Segalanya?

Rupanya secara psikologis telah terbukti dapat menenangkan kejiwaan dan ketegangan pikiran kita. Banyak sekali orang-orang zaman sekarang terutama para pemuda sangat meremehkan hal kecil ini, DZIKIR. Padahal masalah-masalah yang banyak dihadapi oleh para remaja sekarang bisa diminimalisir dengan dzikir kepada Allah. Karena dengan hati kita menghadirkannya kepada Sang Pemilik Jagad Raya ini pastilah kita kan merasa tenang dan damai sebagaimana yang difirmankan Allah dalam Surat Al'ankabuut : 28

"(yaitu) Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenteram."


Anda sebagai seorang muslim tahukah apakah makna dari Dzikirullah? Tentu saja kita akan berpikiran dengan kalimat : ingat,ingat, dan ingat. Karena apa? Rupanya Dzikrullah itu dapat didefinisikan sebagai kata dalam bahasa Arab yaitu Dzikr dan Allah. Dzikir dalam bahasa Arab memiliki beberapa makna. Diantaranya adalah kondisi jiwa yang memerlukan seseorang untuk menjaga apa yang dimiliki dari pengetahuan. Dzikir itu seperti hifdz, hanya saja hifdz atau hafalan merupakan ungkapan dari penguasaan sesuatu, sedangkan dzikir untuk menghadirkan, atau mengingat. Dzikir juga dimaksudkan hadirnya sesuatu di hati atau lisan, sehingga dzikir ada 2, dzikir lisan dan dzikir qolb. Dan dari setiap bagian itu ada dua jenis, diantaranya dzikir dari lupa, dan dzikir bukan dari lupa melainkan untuk mengekalkan hafalan.
Mungkin anda kalau dikasih materi kayak gitu belum dong ya...? Hehe... Dan pasti akan timbul pertanyaan, maksude opo tho?
Lah, dari situ dapat kita simpulkan bahwa dzikir itu terbagi dua: lisan dan qolb. Lah disini terbagi dua lagi, yaitu : dzikir dari lupa, maksudnya menghadirkan kembali jasad dan ruh kita hanya kita serahkan kepada Allah 'azza wa jalla, dan dzikir bukan dari lupa melainkan untuk mengekalkan hafalan, maksudnya kita dituntut untuk dapat senantiasa selalu mengingat Allah Swt semata. Bukan kepada yang selainnya.

Selain dari definisi di atas , rupanya ada juga definisi dzikir langsung dari ALQURAN sahabat, nah mau tahu dalilnya, lihat nih..,


وانه لذكرلك ولقومك وسوف تسألون
"Dan sesungguhnya dia ( Alquran ) itu benar-benar adalah suatu kemuliaan bagimu dan bagi kaummu dan kelak kamu akan diminta pertanggungjawaban.(Q.S. AzZukhruf : 44 )
Dzikrullah adalah hadirnya Allah Swt dalam hati atau pikiran atau penyebutan Allah dalam lisan, atau mengingat Allah ketika lupa, atau menyebutkan dan menghadirkan Allah dalam hati, pikiran, dan lisan agar tidak lupa.
Dzikir diartikan dengan Alqur'an dan kemuliaan, karena dzikrullah dan Dzikrul Qur'an membawa kepada kemuliaan dunia dan akhirat.
Mungkin ini dulu yach yang bisa tak sampein.. Nanti lanjut lagi kok.. Hehe ..
Terima kasih atas kunjungannya..

Jazakumullah khoiron katsiro.. Syukron katsiro 'alaa hudhuurikum..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar